Hukrim  

Modus Penipuan, Arif Rahman Asal Wawo Dilaporkan ke Polisi

Kartini asal Wawo – Bima ( Foto : IST)

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – Arif Rahman asal Wawo – Bima dan berdomisili di Kompleks Terminal , Kota Mataram diduga menipu uang korban Kartini (45), warga Dusun Sigi, RT9/ RW4, Desa Kambilo, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima senilai Rp6 juta dengan modus menjanjikan satu unit sepeda motor.

Peristiwa yang terjadi hampir tiga tahun itu, kini berujung ke ranah hukum agar terduga pelaku diproses hukum yang berlaku.

“Saya sudah masukan pengaduan ke Unit Reskrim Polsek Wawo pada 22 Mei 2022 kemarin,” ungkap Tina ketika dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, Kamis (26/5) siang.

Tina menyebut, terduga pelaku dibawa ke ranah hukum tersebut karena motor tidak ada sampai sekarang. Terduga pelaku hanya iming-iming alias sebuah modus penipuan agar bisa raib uang dari tangan kala itu.

“Saya sudah tidak butuh lagi motor dari terduga pelaku. Saya minta dikembalikan saja,” jelasnya.

Dia menjelaskan, terduga awalnya mengaku ada motor untuk dijual dengan seharga itu, sehingga tanpa pikir panjang langsung mengamininya hingga terjadi transaksi uang bayaran.

“Jika saya tahu tidak ada motor yang dijualnya, saya tidak mungkin melakukan transaksi uang tunai terlebih dahulu. Saya pun tahu terduga pelaku menipu setelah saya berkali-kali saya menghubunginya dan nomor WA saya pun diblokirnya, dari situ saya sudah mulai curiga,” jelasnya.

Dia menambahkan, terduga pelaku sempat pulang lebaran idul Fitri kemarin dan langsung dicari di rumahnya kebetulan tetangga dekat, tapi tidak ketemu.

“Saya cari tapi tidak ketemu hingga sekarang,” pungkasnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Wawo yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya, Rabu (26/5) membenarkan adanya pengaduan korban hingga Polsek setempat mengeluarkan panggilan terhadap terduga pelaku itu. Namun, Kanit tidak meyakini masih ragu atas identitas wartawan yang mengkonfirmasi kasus itu.

“dugaan kss penipuan. utk jelasx bisa lgsg datang ke polsek. sy juga belum yakin kalo bpk itu dari Media lintas rakyat NTB. di Mada pangga ada juga saudara sy yg aktif di Media,” chatnya.

Terduga pelaku Arif Rahman belum berhasil dikonfirmasi untuk dimintai tanggapan hingga berita itu ditayangkan. (Muhtar Habe)

 

error: Content is protected !!