Hukrim  

Papi Dianiaya Nyaris Dikeroyok, Polisi Segera Tangkap Semua Pelaku

Korban pengeroyokan di Dompu (Foto : IST)

Dompu, Lintasrakyatntbnews.com – Pria bernama Papi Pian dianiaya oleh tetangganya berinisial W  hingga nyaris dikeroyok oleh N dan A, asal Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat di Lapangan Sepak Bola, Kelurahan setempat pada Sabtu, 21 Mei 2022 sekitar pukul 15.00 WITA.

Akibat dianiaya, sang pria (korban-red) yang bekerja sebagai wartawan di media online suarasemesta.com itu mengalami luka robek di bagian pelipis mata kiri dan bibir atasnya dihantam terduga pelaku W hingga korban jatuh.

“Saya dipukul hingga jatuh dan setelah saya bangkit nyaris dikeroyok oleh mereka kala itu. Namun, dilerai cepat oleh saksi berinisial D kala itu,” ungkap Papi kepada beberapa wartawan usai memberikan laporan atas peristiwa dialaminya ke Polres Dompu, Sabtu.

Papi mengaku peristiwa tersebut berawal saat ia bertemu dengan salah satu oknum terduga pelaku inisial N untuk menanyakan soal kran air “kenapa kran air saya saja yang dimatikan, kalau memang mau mematikan, kenapa tidak semuanya dimatikan?”. Namun, N pun emosi dan marah-marah.

Tak lama itu, sambung Papi, sontak muncul sang istri terduga pelaku N ikut marah sehingga mengundang anaknya berinisial A menghampiri korban dengan menggenggam sebuah pahatan kayu sembari menanyakan dan mengancam korban “kenapa, jangan banyak ngomong, saya tusuk kamu nanti”.

Karena korban saat focus memperhatikan terduga pelaku A tersebut, tambah Papi, tiba-tiba datang anaknya berinisial W dari arah belakang dan langsung melayangkan pukulan ke arah wajah dan mengenai pelipis kiri dan bibir atas. Pukulan pun berkali-kali hingga korban terjatuh. Setelah itu datang saksi inisial D yang melerai.

“Saya tidak terima tindakan mereka sehingga saya melaporkan ke Polres usai peristiwa tersebut. Polisi segera menangkap semua pelaku,” jelas Papi.

Pantauan wartawan, terduga pelaku berinisial W sudah ditangkap oleh tim Puma Polres Dompu dibackup oleh Polsek Dompu seusai menerima laporan korban. W sekarang diamankan dalam rumah tahanan Polres tersebut. Sedangkan terduga lainnya masih dalam pengejaran polisi. (Udin)

error: Content is protected !!