Seorang Pelajar Wanita Asal Dena Meningga, Ini Sebabnya

Kanit Reskrim Polsek Madapangga Heri Kuswanto (Foto : IST)

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – Seorang pelajar wanita kelas XI IPS 1 SMAM 1 Madapangga asal Desa Dena, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima meninggal dunia karena diduga tersengat listrik di rumahnya, Senin, 16 Mei 2022 sekitar pukul 18.30 WITA.

Peristiwa tersebut tidak hanya menimpa sang pelajar itu, namun juga menimpa sang bocah (adiknya) sekitar dua jam sebelumnya. Namun, tidak sampai nyawanya melayang, melainkan terlihat bekas tersetrum listrik di beberapa bagian tubuhnya saja.

Hidayat mengatakan bahwa berdasarkan keterangan adiknya itu, Y berawal pergi mandi ke rumah pamannya di Desa Rade. Sepulangnya langsung masuk dalam WCnya untuk menggantikan pakaian yang masih basah. Saat masuk tiba-tiba tersengat listrik hingga jatuh ke lantai WCnya tersebut.

Keluarga yang mendengar kejadian tersebut, sambung dia, berupaya menolong hingga melarikannya ke Puskesmas Madapangga guna perawatan medis oleh petugas. Sesampainya di puskesmas, nyawanya pun tak terselamatkan. Jenazahnya langsung diantarkan pulang ke rumahnya menggunakan mobil ambulance puskesmas setempat saat itu juga.

Sedangkan peristiwa yang menimpa adiknya berawal mengambil nasi untuk dimakannya. Dia merasa kelebihan nasinya lalu membuang ke dalam WCnya tersebut. Saat membuangnya sontak terbentang listrik hingga jatuh di pintu WCnya. Dia mengira diganggu oleh makhluk astral (setan). Akibatnya tidak sampai meninggal seperti kakaknya itu. Namun, di beberapa bagian tubuhnya terlihat bekas tersetrum listrik bahkan wajahnya pucat sekali.

Dia menjelaskan bahwa peristiwa yang dialami keduanya di waktu yang berbeda tersebut kuat diduga ada hubungan dengan proses instalasi listrik yang dilakukan oleh oknum berinisial Z asal Dusun Lara, Desa Tambe, Kecamatan Bolo pada pagi tadi.

Pasalnya, sambung dia, sebelum dilakukan instalasi listrik itu mereka acap kali keluar dan masuk dalam WCnya dan tidak ada peristiwa apapun yang terjadi.

“Kami kuat menduga saudari kami meninggal ada kaitan dengan proses instalasi listrik tersebut dan polisi harus menangkap dan memproses oknum Z sekarang juga,” pungkasnya.

Kapolsek Madapangga bersama Kanit Reskrim dan Bhabinkamtibmas Desa Dena membackup tim Inafis Polres Bima mengolah tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengetahui adanya kejadian tersebut.

Sementara seorang yang melakukan instalasi listrik yang berinisial Z akan diamankan di Polsek Bolo, guna diinterogasi awal atas peristiwa tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan di Polres kaitan pengamanan inisial Z dan untuk perkembangannya kami akan sampaikan lebih lanjut di lain waktu saja,” kata Kapolsek IPDA Kader. (Muhtar Habe)

error: Content is protected !!