Kejari Bima Bakal Dibanjiri Demonstran

Andi Zuhrum (Foto : IST)

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Anti Korupsi Bima – Jakarta akan melakukan aksi mendorong kejaksaan Negeri Raba Bima dan Kejaksaan Agung dalam waktu dekat, agar menjaga integritas hukum atas kasus dugaan korupsi anggota DPRD Kab Bima dari Partai Gerindra Boymin.

Boymin tersangka merugikan negara Rp682 juta uang APBN tahun 2017, 2018, dan 2019 dari Rp1,4 miliar untuk PKBM Karoko Mas. Namun, Kapolres tidak menahannya dengan alasan belum lengkap administrasi.

Kapolres tidak menahan Boymin adalah tindakan mendukung praktek korupsi serta penghianatan terhadap cita-cita reformasi bangsa.

“Kami menduga terjadi jual beli hukum di lingkungan Polres itu,” kata Andi Zurhum, Selasa (26/4/2022) pagi.

Polres memperlakukan Boymin tidak seperti terhadap Kades, Sekdes, dan Bendara Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu.

Mereka memiliki status hukum yang sama, juga jumlah kerugian anggarannya jauh lebih tinggi dari korupsi Boymin. Namun, tindakan hukum beda.

“Kapolres harusnya menahan Boymin dan bukan justru beralibi lain saat itu,” jelas Andi.

Aliansi akan mendesak Kejagung,  bersamaan aksi anggota yang di Bima untuk menjaga integritas hukum, moralitas hukum, marwah hukum, dan taat pada konstitusi.

Kejari Bima jangan sampai meniru nyali ciut Kapolres yang tidak sedikit pun tidak alergi dengan kasus luar biasa (Exstara Ordinary Crime).

“Kami minta segera tahan dan adili Boymin koruptor berdasi itu sekarang juga,” pungkas Andi. (Muhtar Habe)

error: Content is protected !!