Pungli Uang BPNT Warga, Empat Ketua RT di Desa Serang Kulon Bakal Dilapor ke Ranah Hukum

Ilustrasi (Sumber foto : Nusantara Pos)

Sumber, Lintasrakyatntbnews.com – Empat orang Ketua RT di Desa Serang Kulon, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon bakal dilaporkan oleh warganya ke Polres Kota Sumber dan ke Kejaksaan dalam waktu dekat ini.

Menurut perwakilan warga, keempat oknum yang akan dilaporkan yakni Ketua RT 01, Kaniah, Ketua RT 02, Karsuma, Ketua RT 03, Bakir, dan Ketua RT 04, Rosiah.

Keempatnya akan dilaporkan karena diduga pungutan liar uang bantuan Program Sembako bentuk tunai Rp200 ribu untuk bulan Mei 2022 dan Penebalan Program Sembako (Subsidi Minyak Goreng) senilai Rp100 ribu per – bulan selama 3 bulan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Kami sudah siap melaporkan para pungli itu. Sebab, mereka dengan enteng memotong hak kami. Pungutannya pun dari Rp10 – 30 ribu. Modusnya, untuk sumbangan masjid dan beli rokok,” kata perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya kepada Lintasrakyatntbnews.com, Jumat (22/4/2022) pagi.

Dia menjelaskan, tindakan mereka itu tidak hanya sekali penyaluran bantuan, namun kerap dilakukannya. Korban keluarga penerima manfaat (KPM) yang lain pun merasa keberatan dan ingin mengadu, tapi khawatir namanya dihapus pihak pemdes.

“Sekarang, kami sudah komit dan harus memidanakan mereka. Semuanya sudah kami pertimbangkan. Kami pahami jika bantuan sosial itu haram hukumnya dipotong oleh siapapun,” pungkas dia.

Sementara itu, empat oknum Ketua RT dan pihak Pemerintah Desa Serang Kulon belum dikonfirmasi dan hingga berita ini dinaikan, masih membutuh informasi atas berita tersebut. (Muhtar Habe)

error: Content is protected !!