Dinilai Melanggar, Kedua Pengurus GGC Kemala Gorontalo Resmi Dipecat

Ketua GGC Kemala Gorontalo Wiliska Patamani (Foto : IST)

Gorontalo, Lintasrakyatntb.com – Dewan Kehormatan Komunitas (DKK) berbagi GGC Gorontalo melalui Ketua GGC Kemala Gorontalo Wiliska Patamani kini resmi memberhentikan Sekertaris GGC Kemala Gorontalo Faramita Mala dan Nurnaningsi Napu, Kamis (14/4/2022).

Wiliska menjelaskan, Faramita Mala dan Nurnaningsi Napu diberhentiak karena diduga melanggar karena Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) GGC Kemala Berbagi Gorontalo.

Sanksi anggota Pengurus Komunitas Berbagi ini melanggar standar komunitas dan sudah dikenakan sanksi atas pelanggaran komunitas dan ketentuan:

“Faramita Mala dan Nur Naningsi Napu tidak menjunjung tinggi nama, citra, dan kehormatan Komunitas GGC Berbagi Gorontalo. Juga melakukan perlakuan tidak terhormat kepada Ketua GGC Kemala,” jelas Wiliska.

Menurut Wliska, untuk Faramita Mala dan Nurnaningsi Napu diberhentikan dari pengurus dan dipecat resmi sehingga tidak lagi menjadi pengurus dalam Komunitas GGG Berbsgi Gorontalo.

“Mereka berdua tidak menaati dan melaksanakan AD/ ART, kode etik, serta semua peraturan dan keputusan komunitas berbagi yang berlaku.

Kelakuan mereka itu tidak bisa dipercaya, berulang kali tidak komitmen, mereka meremehkan nama baik kehormatan ketuanya dan tidak bisa bekerja sama dengan GGC Kemala Gorontalo, tidak melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh Komunitas kami. ‘Kata Wiliska’

Lagi-lagi tidak mentaati aturan yang telah di tetapkan dan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, keduanya juga tidak menaati melaksanakan standar komunitas dan tidak memelihara dan meningkatkan kompetensi melalui kegiatan GGC Kemala itu.

Roda Komunitas GGC Kemala ini tetap berjalan pengurus yang di berhentikan itu nantinya kami akan melakukan rapat pleno untuk menentukan siapa yang sementara mengisi posisi dua orang di pecat itu.

Sedangkan untuk Pelaksana Tugas (Plt) akan ditentukan oleh majelis Dewan Kehormatan GGC Kemala gorontalo melalui surat Keputusan.

“Jadi, pengurus nantinya menunjuk salah satu pengurus untuk menjalankan organisasi. Soal Plt nanti ketua yang tentukan” ujarnya.

Dia menambahkan, maka dari itu melalui keputusan kedua anggota tersebut diberhentikan dan segala atribut seperti KTA segera dikembalikan Ketua Komunitas GGC Gorontalo.

“Kami minta segera dikembalikan atribut organisasi agar tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang telah diberhentikan secara resmi,” tutup Wiliska. (Riska Nanda)

error: Content is protected !!