Hukrim  

Modus Penipuan Online, Uang Nova Olshop Rp8 Juta Raib, Pemilik FB Mebel Rismayanti Tuding Wartawan “Gila”

Foto : Bukti transfer korban pemilik akun FB Nova Olshop kepada terduga pelaku penipuan pemilik akun FB Mebel Rismayanti (Foto : IST)

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – Pemilik akun facebook (FB) Mebel Rismayanti yang mengaku beralamat Jl. RA. Rukmini, Bawu I, Bawu, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mesti ditangkap polisi.

Akun FB Rismayanti berprofil seorang wanita berbusana muslimah sambil memegang sebuah handphone android  itu mesti ditangkap karena telah meresahkan masyarakat Indonesia khususnya para netizen. Terlebih netizen yang sudah menjadi korban atas aksi bisnis online pemilik akun FB tersebut berupa barang tidak bergerak seperti kursi mebel, rotan ayunan, dan sejenisnya yang bertuliskan hasil perusahan jepara.

“Saya mohon polisi tangkap wanita itu. Wanita itu penipu dan saya sudah jadi mangsanya sampai Rp8 juta baru- baru ini,” ungkap pemilik akun FB Nova Olshop kepada Lintasrakyatntbnws.com, Kamis (31/3/2022) pagi.

Penipuan dilakukan wanita tersebut dengan modus penjualan barang ayunan rotan seharga Rp550 ribu. Dan untuk meyakinkan para netizen, wanita itu memosting barang jualan di beranda FBnya disertakan no WA 082277474057 untuk memperlancar aksi hingga mendapat mangsanya.

Berawal, korban mengetahui pemilik akun FB Mebel Rismayanti itu berbisnis online barang ayunan rotan ketika korban melihat sejumlah barang postingan pemilik FB Mebel Rismayanti di branda FBnya tersebut.

Korban pun langsung memesannya melalui chatting pun telepon dengan no WhatsApp pemilik FB Mebel Rismayanti yang tertera di branda FBnya tersebut hingga korban mentransfer uang bayaran barang pesanan tersebut sebesar Rp550 ribu melalui nomor rekening 1301252188 atas nama Riski Sandi Nasution dengan nomor record 979469. Pengiriman dilakukan sesuai kata pemilik akun FB Mebel Rismayanti agar barang dapat diproses pengiriman secepatnya.

Setelah pengiriman uang Rp550 ribu tereebut berhasil, lalu pemilik akun FB Mebel Rismayanti menyuruh korban untuk menghubungi nomor pihak exspedisi dengan nomor 081240033607  dengan alasan agar barang segera diproses pengiriman ke alamat korban.

Tak selang lama, korban langsung menghubungi nomor tersebut dan benar saja pengakuan orang yang punya nomor Hp tersebut adalah exspedisi dimaksudkan oleh pemilik akun FB tersebut. Exspedisi pun meminta kirim uang dan berkali kali dan variatif. Ada Rp1 juta, 2 juta, hingga Rp4.200 ribu.

Tak henti di situ, aksi licik sang pria tersebut tar tercium dan kembali meminta kirim pulsa 100 ribu hingga 300 ribu ke nomor Hp 081240033607 sembari korban menunggu proses pengiriman barang pesanan tersebut. Atas peristiwa tersebut, uang korban Rp juta raib.

“Saya benar- benar ditipu sama pemilik akun FB Mebel Rismayanti. Kedua mereka kompolotan dan saya mencoba menghubunginya tidak bisa karena nomor saya sudah terblokir mereka. Kasus ini sudah suruh urus keluarga di Bima, NTB mengingat saya masih di luar negeri,” pungkas Nova Olshop.

Sementara pemilik akun FB Mebel Rismayanti yang coba dikonfirmasi Lintasrakyatntbnews.com melalui pesan WhatsAppnya, Kamis (31/3) pukul 13.44 WITA, ia membantah bahwa tidak pernah meminta uang korban dan terkait barang pesanan korban sudah dikirim oleh exspedisi.

“Saya tidak pernah minta uang Rp8 juta dari korban dan barangnya sudah saya kirim,” katanya.

Dia meminta wartawan untuk tidak asal bicara terkait soal kasus yang dialami korban tersebut pun menuding wartawan tidak jelas.

“Anda ini jangan sembarang bicara. Barang sudah saya kirim. Gak jelas wartawan ini. Anda tanya exspedisi nya. Jangan di sini. Paham,” katanya.

Terkait uang korban, kata dia, itu tidak ada urusannya karena menurutnya dirinya bukan exspedisi. Barang sudah dikirim ke exspedisi.

“Saya bukan exspedisi. Barang sudah saya kasi ke exspedisi,” tegasnya.

Dia pertanyakan, kenapa menghubungi di sini. Buat apa kasi lihat dirinya atas kasus dialami korban penipuan dialamatkan kepadanya.

Dia juga mengelak jika pernah meminta uang kepada korban dan dia pun meminta bukti keterlibatannya atas kasus penipuan tersebut.

“Emang saya yang minta uang begitu. Bukan saya yang minta uang begitu. Ada bukti gak bahwa saya yang minta uang. Ada bukti gak saya yang minta uang begitu ? Saya gak paham. Saya gak pernah suruh hubungi. Anda seorang wartawan minta semua bukti dulu, saya gak minta uang,” sambungnya.

Dia juga menuding jika wartawan kurang pengalaman lantaran dirinya tak terima dikonfirmasi atas kasus penipuan tersebut. Menurut dia, susah juga pak kurang pengalaman.

“Kenapa saya yang dihubungi, emang saya yang minta uang. Langsung ke toko saya kalau mau wawancara pak. Gak usah kamu hubungi sy. Woi. Woi pak. Kami hubungi exspedisi. Jangan di sini. Bikin sy emosi saja. Nego ya. Bego ya pak. Maaf bukan sy. Kamu ini gila jadi wartawan bodoh. Sy buka exspedisi. Kamu hubungi exspedisi yang minta uang,” tambahnya.

Ditanya nomor exspedisinya, dia enggan menjawab. Chat yang dilayangkan terlihat satu tanda centang saja dan diduga WAnya sudah diblokir. Hingga berita ini dirilis, pihak exspedisi dimaksudnya masih diupaya konfirmasi. (Muhtar Habe)

 

error: Content is protected !!