PT Perjebunan Nusantara 1 Gelar Training

Foto : Saat gelaran gelar training penanggulangan kebakaran kepada karyawan keamanan (Foto : IST)

Kota Langsa Aceh, Lintasrakyatntbnews.com- PT. Perjebunan Nusantara 1 gelar training penanggulangan kebakaran kepada karyawan keamanan.
PTPN1 bekerja sama dengan PT Fresh Galang Mandiri, Dinas Tenaga Kerja dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa menggelar in house training sertifikasi petugas peran kebakaran kelas D.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang karyawan dari jajaran anggota keamanan lingkup PTPN1 Aceh, di mana masing-masing unit mengirimkan 2 orang perwakilannya.

Direktur PTPN1 Aceh, Ahmad Gusmar Harahap dalam hal penugasan pada kegiatan ini dimasukan salah satunya guna implementasi care values BUMN yaitu akhlak yang juga merupakan care volues PTPN group.

Program ini menjadi salah satu program dalam penerapan nilai kompeten, di mana karyawan PTPN1 Aceh, harus dibekali dengan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan jabatan masing-masing.

Di samping itu, kegiatan ini juga merupakan aktivasi dari penerapan nilai kolaboratif yang mana dalam hal ini PTPN1 Aceh beker jasama dengan PT Fresh Galang Mandiri Consultant Yogyakarta yang juga menggandeng BPBD Kota Langsa. Peran kebakaran kelas D dilaksanakan terhitung mulai 21-24 Maret 2022, baik secara online untuk kelas pembekalan dan secara offline untuk kegiatan praktek.

Setelah kegiatan 3 hari, maka pada hari terakhir akan dilakukan ujian sertifikasi oleh Kementerian Tenaga Kerja secara visual, kegiatan tersebut akan terpusat di leaning centre PTPN1 Aceh.

Selanjutnya Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, Nursal Saputra melalui Kepala Bidang Damkar BPBD Kota Langsa Marjoni, Rabu (12/03/2022) siap membantu untuk kegiatan pelatihan kepada peserta In house training sertifikasi petugas peran kebakaran kelas D.

Kabag SDM dan Umum PTPN1 Aceh menyampaikan selama sesi kelas berlangsung seluruh peserta in house training dibekali dengan materi dasar K3, norma K3 penanggulangan kebakaran, melalui kegiatan ini diharapkan agar peserta in house training memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bahaya kebakaran.

Manajer Kebun Baru, Fadli Amin selaku penanggung jawab tempat pelaksanaan praktek menyampaikan bahwa sertifikasi tersebut merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam assessment RSPO/IPO yang akan dilaksanakan pada tahun ini . (Zainal/Sudir).

error: Content is protected !!