Hukrim  

Polda NTB Ambil Alih Penanganan Kasus Pemerkosaan di Sumbawa

Foto : Kabid Humas Polda NTB Artanto, Jumat (18/2/2022). (Foto : IST)

Mataram, Lintasrakyatntbnews.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memberi atensi terhadap kasus pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa terhadap korban inisial RN. Korban dinyatakan hamil dan kini sudah melahirkan seorang bayi.

Kabid Humas Polda NTB Artanto mengatakan, kasus pemerkosaan ini sekarang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB dan kini perkara dengan terlapor inisial HN telah ditingkatkan naik penyidikan setelah melalui gelar perkara.

Sementara terduga pelaku, sambung Artanto, dari awal tidak mengakui perbuatannya sehingga penyidik mengambil langkah sample darah untuk uji tes DNA.

“Hasil tes DNA Puslabfor Mabes Polri kelak, akan dijadikan dasar mengambil langkah dalam proses penyidikan selanjutnya,” ungkap Artanto, Jumat (18/2/2022).

Menurut dia, kasus ini dilaporkan korban pada 11 Juni 2020 di Polsek Lopok. Diterangkan korban sudah tidak tahan dengan perbuatan bejat terduga pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengaku diperkosa berulang kali. Setiap kali beraksi, korban selalu diancam dengan belati. Karena takut, korban terpaksa melayani nafsu bejat terduga pelaku.

“Korban diperkosa berulang kali hingga akhirnya hamil. Terduga pelaku juga mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatannya itu pada orang lain,” ungkap Artanto.

Dia menambahkan, merespon hal itu, Polsek Lopok langsung bergerak cepat mengolah tempat kejadian perkara (TK), pemeriksaan sejumlah saksi dan terduga pelaku, pengumpulan barang bukti dan visum korban.

“Dari hasil visum saat itu, korban diketahui hamil 5 bulan,” ungkap Artanto.

Atas perbuatannya terduga pelaku dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang Tindak Pidana Pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Humas/ Red)

 

error: Content is protected !!