Hukrim  

Tak Terima Uang Diminta Kembali, Terduga Pelaku Hakimi Korban

Foto : Korban yang dikeroyok terduga pelaku. (Foto : IST)

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – Nubaya asal Desa Roi, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima dikeroyok oleh Rdh dan Flh di kediaman terduga pelaku pada Kamis (17/2/2022) pagi.

Akibatnya, korban mengalami luka gores di sebelah pipinya, luka gores di lehernya, di bawah telinganya, dan luka memar di matanya hingga divisum di Puskesmas Palibelo. Pengeroyokan tersebut berujung pelaporan ke Unit Satreskrim Polres Bima.

“Saya sudah laporkan pengeroyokan mereka. Tadi, saya sudah diambil keterangan,” ungkap Nurbaya kepada Lintasrakyatntbnews.com, Kamis.

Nurbaya menjelaskan, peristiwa tersebut berawal terduga pelaku didatangi untuk dimintai kembali uang Rp200 ribu yang kian lama dipinjamnya.

Dia mengatakan, saat dimintakan uang tersebut, sontak terduga pelaku inisial Rdh (ibu) dan Flh (anak) memukul dengan sepotong kayu dan batu.

Tidak henti di situ, betapa tidak terimanya uang pinjaman diminta kembali karena ada keperluan mendesak, terduga pelaku Rdh hendak mau menombak dengan linggis. Namun, cepat dilerai orang sekitarnya.

“Saya cepat ditolong orang yang sudah saya masukkan sebagai saksi dalam laporan saya itu. Jika tidak, mungkin saya sudah tewas,” jelasnya.

Dia berharap, kedua terduga pelaku diproses secara profesional, sesuai mekanisme dan prosedur hukum berlaku.

“Semoga terduga pelaku dihukum sesuai perbuatannya terhadap saya,” pungkas Nurbaya. (Habe)

error: Content is protected !!