Hukrim  

Polresta Mataram Minta Warga Lapor Jika Ada Edar Narkoba

Foto : Kapolresta Mataram didampingi Kasatresnarkoba saat konferensi pers di di Gedung Wira Graha Pratama Polresta Mataram , Jumat (18/2/2022). (Foto:IST)

Mataram, Lintasrakyatntbnews.com – Kapolres Kota Mataram Heri Wahyudi menyatakan ada sekitar lima kasus narkoba dengan belasan orang terduga pelaku telah diamankan sejak awal Februari tahun ini. Sedangkan dua kasus yang barusan diungkap ini melibatkan delapan tersangka.

“Ya, semuanya sedang menjalani proses hukum,” kata Kapolres Heri dalam konferensi persnya didampingi Kasatresnarkoba Yogi Porusa Utama di Gedung Wira Graha Pratama Polresta Mataram, Jumat (18/2/2022).

Heri menyebut, kasus pertama, pihaknya mengamankan tiga terduga yang menyimpan dan menguasai 24, 3 gram sabu. Selain sabu, juga beberapa alat konsumsi narkoba serta alat komunikasi penunjang penjualan sabu.

Ketiga terduga yang diamankan tersebut, yakni SAR, AT, dan HR. Semuanya suku Sasak beralamat Kota Mataram.

“Ya, mereka diamankan di wilayah Karang Same, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram,” sebut Heri.

Sementara kasus berikutnya, sambung dia, pihaknya mengamankan lima pria terduga pelaku dengan barang bukti 25,16 gram sabu. Selainnya, juga alat-alat konsumsi sabu, alat komunikasi, dan uang tunai hasil transaksi sabu.

“Ya, MS, SH, MD, MI dan MS juga suku Sasak alamat wilayah Gomong Lama, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram,” jelas Heri.

Menurut dia, atas tindakan terduga dalam dua kasus tersebut, semuanya disangkakan Pasal 114, dan atau Pasal 112 dan atau Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling rendah 7 tahun penjara.

“Ya, mereka tengah menjalani proses hukum atas perbuatannya itu,” jelas Heri.

Dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk sama- sama membendung maraknya peredaran narkoba di wilayah Kota Mataram ini.

Tidak hanya meminta masyarakat, Heri pun meminta Satresnarkoba untuk tidak menunda-nunda tindakan bila mendapat informasi terkait peredaran maupun pengguna barang narkotika.

“Jika ada informasi soal narkoba, Kasat segera tindak lanjut dan jangan tunda- tunda,” pungkas Heri. (Humas/ Red)

error: Content is protected !!