Hukrim  

Kasus Cabul Siswi SD di Madapangga Terpenuhi Unsur Pidana

Foto : LSM Peluru NTB bersama orang tua korban dan Kapolsek Madapangga saat pertanyakan progres Unit PPA Polres Bima atas kasus pencabulan siswi SD di Madapangga (Foto : Ist)

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – KBO Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima, Suharto menanggapi tuntutan pihak korban dugaan pencabulan anak sekolah dasar (SD) dilakukan oknum guru berinisial SN (44) di Madapangga yang terjadi di sebuah ruangan perpustakaan tidak terpakai di sekolah (TKP) pada Rabu (8/12/2021) siang.

Suharto menanggapinya setelah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peluru NTB aksi blokade jalan hingga membuat arus lalu lintas depan Kantor Polsek Madapangga lumpuh pada Kamis (10/2/2022).

Dia menyatakan perkara pencabulan anak SD tersebut sudah digelarkan. Pihaknya sudah menggelar tiga kali dan hari ini hasilnya sudah naik ke sidik.

“Kasus ini sudah naik ke sidik, berarti sudah memenuhi unsur pidananya. Namun, masih ada tahapan untuk penetapan tersangka,” tandas Suharto.

Menanggapi hasil pertemuan yang difasilitasi Kapolsek Madapangga hingga membuahkan hasil perjuangan LSM Peluru.

LSM Peluru pun keluarga korban merasa lega hatinya pasca mendengar pernyataan Suharto atas perkembangan kasus tersebut.

“Kami sudah lega dan menyampaikan apresiasi terhadap Kapolres Bima,” tandasnya. (Habe)

error: Content is protected !!