Hukrim  

Terduga Pelaku Cabul Murid Dikeluarkan Unit PPA Polres Bima, Pihak Korban Bakar Ban

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – Oknum guru SD berinisial Sfd yang diduga mencabuli muridnya di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima telah dikeluarkan oleh Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (KPPA) Polres Bima, pihak keluarga korban melakukan aksi pembakaran ban di depan Kantor Polsek Madapangga, Rabu (2/2/2022) malam.

Aksi pembakaran ban tersebut lantaran adanya informasi bahwa oknum guru terduga pelaku pencabulan yang terjadi di salah satu sekolah di kecamatan tersebut pada Rabu (8/12/2021) siang diketahui oleh pihak korban sudah dikeluarkan Unit PPA sore hari tadi.

Sementara menurut pihak keluarga korban tersebut berdasarkan pemberitaan salah satu media online bahwa terduga pelaku sudah menjadi tersangka pada 10 Januari lalu.

“Itu kan pengakuan terduga pelaku di kepolisian. Tapi, kenapa terduga pelaku dilepas dan penyidik masih saja alasan tidak cukup bukti,” ungkapnya.

Jika terduga pelaku oknum guru PT3K tersebut tidak dibawa kembali ke Mapolres Bima dan tidak diusut tuntas secara profesional, maka pihak keluarga korban akan memblokade jalan.

“Kami akan buat situasi Madapangga tidak kondusif dan aksi besar- besaran,” tegas orang tua korban.

Dia menambahkan, hampir tiap hari tidak sedikit pihak- pihak tertentu yang mendatangi untuk meminta damai atas kasus yang membuat hati keluarga korban sakit.

“Masa terduga pelaku mencabuli anak saya ko minta damai,” pungkasnya.

Aksi tersebut dikawal ketat Polsek Madapangga bersama Anggota Danpos Ramil Madapangga Koramil 16080-02/ Bolo masih berlangsung. (Habe)

error: Content is protected !!