Hukrim  

Diduga Oknum Guru di Madapangga Cabul, Orang Tua Korban Akan Gelar Jumpa Pers di Sekolah (TKP)

 

Foto : Ilustrasi / net

Bima, Lintasrakyatnyantbnews.com – Orang tua korban dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru berinisial Sfd asal Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima meminta Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Bima untuk menindak tegas terhadap oknum guru tersebut.

Dugaan pencabulan terhadap anak SD di salah satu sekolah di Kecamatan Madapangga tersebut yang dilakukan oknum guru PT3K yang telah dilaporkan sejak Desember lalu, mesti ditindak secara profesional oleh Unit PPA tersebut.

“Saya minta terduga pelaku tersebut ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata orang tua korban, saat dikonfirmasi Lintasrakyatntbnews.com, Selasa (2 /2/2022) sore.

Dia mengaku, pasca sepekan lebih kasus tersebut dilaporkan ke Polres tidak sedikit orang- orang mendatangi rumah untuk meminta kasus diselesaikan secara damai (islah) dengan seberapapun nilai rupiah.

“Nah, itu kan lucu. Bagi saya, jangankan itu nilai puluhan juta, miliaran pun saya tidak terima dan saya tetap usut tuntas hingga adanya kepastian hukum di pengadilan,” tegasnya.

Dia menambahkan, pihaknya sangat menyayangkan adanya orang- orang yang diduga kuat mereka adalah suruhan atau delegasi terduga pelaku yang hampir tiap hari meminta perdamaian kasus tersebut.

Sementara berdasarkan pemberitaan salah satu media online kemarin, terduga pelaku sudah menjadi tersangka. Nah, jika itu benar untuk apa orang- orang datangi pihak korban lagi dan tunggu saja putusan hukum nanti.

“Jika kasus ‘biadab’ yang diduga dilakukan oknum guru Sfd tersebut tidak dituntaskan dengan cepat saya bersama istri akan melakukan jumpa pers secara Live Streeming di sekolah setempat,” pungkasnya.

Hingga berita ini dirilis, Unit PPA Polres Bima masih diupaya konfirmasi untuk dimintai tanggapannya. (Habe)

error: Content is protected !!