Hukrim  

Pelaku Jambret dan Penadah Barang Milik Warga Prancis Diciduk Polisi

Lombok Tengah, Lintasrakyatntbnews com- Dua terduga pelaku jambret dan penadah milik korban asal Prancis Oliver Montancer (40) yang berdomisili di Dusun Are Guling, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah berhasil ditangkap polisi.

Terduga pelaku S (19) warga Dusun Gunung Tinggang, Desa Prabu, dan R (26) warga Dusun Mertak Are, Desa Prabu, serta penadah MJT (20) warga Dusun Bangkang, desa dan kecamatan yang sama ditangkap oleh Tim Puma Polres Lombok Tengah di kediaman masing- masing pada Selasa, 18 Januari 2022.

Ketiganya diringkus, setelah polisi menindak lanjuti laporan korban, bernomor LP/B/05/I/2022/ NTB/Res Loteng/ Sek Kawasan Kuta, Senin, 16 Januari.

“Semua barang- bukti dan terduga pelaku pun penadah sudah kami amankan di Mako Polres, guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kapolres Heri Indra Cahyono, melalui Kasat Reskrim, Redho Rizki Pratama dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/1).

Kasat menjelaskan, peristiwa kriminal terduga pelaku tersebut terjadi di Jalan Raya Pariwisata Prabu – Mawun Kecamatan Pujut, Senin (16/1) sekitar pukul 13.30 WITA siang.

Terduga pelaku melancarkan aksinya hingga berhasil membawa lari barang milik korban berupa tas selempang berisikan satu kunci kamar hotel, satu jepit rambut warna hijau, dan Handphone Iphone 12 milik pria asal Prancis itu.

“Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp11 juta,” jelas Kasat.

Kasat menjelaskan lagi, berdasarkan keterangan korban, peristiwa tersebut berawal korban naik motor bersama anaknya, Mellisa dari Kuta menuju Are Guling, tiba – tiba datang sepeda motor berboncengan menghampiri korban dan langsung menjambret tas anak korban dan selanjutnya penjambret melarikan diri dengan kencang ke arah Mawun.

“Setelah peristiwa dilaporkan korban, tim langsung menyelidiki hingga menangkap terlebih dahulu terduga penadahnya,” terangnya.

Menurut dia, dari hasil interogasi terhadap penadah, tim berhasil mengetahui identitas terduga pelaku, lalu tim mencari informasi tentang keberadaan terduga pelaku.

Sekitar pukul 03.00 WITA, tim mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku sedang berada di rumahnya, tim langsung mendatangi dan menangkapnya.

Hasil interogasi awal, kedua terduga pelaku mengakui bahwa telah menjambret barang korban tersebut. Selanjutnya, keduanya dan barang – bukti digelandang ke Mapolres.

“Untuk kedua terduga pelaku jambret, kami kenakan Pasal 365 KUHP. Ancaman maksimal 9 tahun penjara, sedangkan penadah, kami kenakan Pasal 480 KUHP. Ancaman hukuman 4 tahun penjara,” tutup Kasat Reskrim. (Marman)

 

error: Content is protected !!