Kapolda Gorontalo Akhmad Copot Tiga Anggota

Gorontalo, Lintasrakyatntbnews com– Kapolda Gorontalo Brigjen Pol Akhmad Wiyagus, memberhentikan tidak dengan hormat tiga anggota Polri yang melanggar kode etik.

Ketiganya, Brigadir Sumarlin Maksud menjabat Bintara Yanma Polda Gorontalo, Briptu Ratno Saputra bertugas di Bintara Samapta Polda Gorontalo, dan Bripka Ariyanto Kadir Yusuf bertugas sebagai Banit Samapta Polsek Paguat, Polres Pohuwato Provinsi Gorontalo.

Pencopotan jabatan mereka dilakukan Kapolda, Akhmad dalam upacara di halaman kantornya, Rabu (19/01).

Dari ketiga anggota yang dicopot, satu tersandung kasus penipuan investasi bodong FX Family dan dua lainnya, tidak jalankan tugas selama bulan.

“Ya, yang satunya, soal kasus penipuan dan yang duanya, soal tidak bertugas 6 bulan,” ungkap Kapolda, usai upacara.

Akhmad menegaskan pula, pihaknya akan bertindak tegas kepada anggota lainnya, jika yang melanggar. Baik soal kode etik, maupun pidana.

Sanksi tegas bagi pelanggar, terus diterapkan. Ini juga merupakan contoh bagi semua personil Polri di Polda Gorontalo.

Sebagai anggota Polri, harus memberi contoh masyarakat, bukan menipu mereka.

“Ini cara kita untuk membedakan mana polisi yang baik dan mana yang tidak baik. Dan mereka bertiga ini tidak layak, sehingga di PTDH,” tegas Akhmad.

Dia menambahkan, bagi seluruh personil di bawah jajaran Polda Gorontalo, agar dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Ya, berikan pelayanan prima, mengayomi dengan sepenuh hati, dan jadilah Polri dicintai masyarakat,” pungkas Akhmad. (Zull)

error: Content is protected !!