News  

MTQ Desa Taloko Digelar, Camat Sanggar Apresiasi Semua Elemen

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – Panitia Musyabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Desa Taloko menggelar MTQ di Lapangan Bola Desa Taloko, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (12/12/2021) malam.

Turut dihadiri Camat, Kapolsek, Danpos Ramil, Kepala Desa, LPM Desa, Ketua RT& RW, BPD, TP-PKK, Karang- Taruna, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pendidik, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, dan masyarakat lainnya desa setempat.

Dalam sambutan Camat Sanggar Ahmad mengucapkan terima kasih kepada pemerintah desa, BPD, jajaran panita, dan elemen masyarakat atas terlaksananya pembukaan MTQ pada malam ini.

Karena, sambung Ahmad, jika tanpa ada dukungan, kerjasama, dan kekompakan semua elemen itu, maka sangat mustahil sesuatu rencana dapat terwujud.

“Ya, itu semua atas dukungan semua jajaran dengan harapan pelaksanaan tertib, lancar, dan kondusif tentunya,” kata Ahmad.

Ahmad menyebut, kendati demikian, pelaksanaan juga tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, mengingat sekarang masih dalam suasana pandemi Covid.

“Kita harus pakai dahulu masker baru datang di arena ini agar terhindar dari penyebaran virus yang kita kenal dengan Corona,” sebut Ahmad.

Ahmad mengaku rasa bangga atas torehan prestasi duta- duta Sanggar pada MTQ tingkat kab di Sape beberapa bulan lalu.

“Ya, kita ada diurutan ke 10 dari 18 kecamatan dan patut menjadi kebanggaan kita bersama,” ujar Ahmad.

Di akhir sambutannya, Ahmad berharap MTQ ini selain dimaknai sebagai ajang kompetisi (lomba), tetapi juga dimaknai untuk menumbuhkembangkan bakat dan semangat generasi menjadi generasi yang qurani dan islami, kelak membanggakan orang tua, masyarakat, bangsa, dan negara.

“MTQ seperti ini tidak semata- mata sebagai ajang lomba, namun sebagai siar dalam menghadapi tantangan dan pengaruh- pengaruh era moderenisasi yang kian pesat sekarang,” pungkas Ahmad.

Sebelumnya, Wakil Ketua Suaib berharap melalui MTQ ini, tentunya diharapkan akan lahir generasi- generasi penghafal serta mengamalkan kandungan Alquran.

“Ya, mengamalkan bacaannya maupun dalam aktualisasi kehidupan sehari – hari, sehingga dapat menjadi aset masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Suaib. (Habe)

error: Content is protected !!