News  

Wanita Desa Boro Minta Pelaksana Segera Selesaikan Jembatan Penghubung Dua Kecamatan Sanggar dan Tambora

 

BIMA, LINTASRAKYATNTBNews.com – Sekelompok wanita warga Dusun Towa, Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat meminta pihak pelaksana untuk segera selesaikan jembatan penghubung Kecamatan Sanggar dan Tambora yang sudah ambruk pasca dihantam banjir tahun 2020 lalu.

Menurut Desi Ratnasari, jika jembatan ini tidak segera diperbaiki, maka tidak tutup kemungkinan akan mengorbankan jiwa manusia, karena selama ini para pengendara hanya dengan terpaksa melintasi jalan dibuat alternatif sampaing jembatan dan itu pun tidak efektif.

“Ya, jika tidak diselesaikan secepatnya, maka kami khawatir jembatan ini ambruk, mengingat curah hujan sekarang cukup tinggi,” kata Desi saat ditemui wartawan Lintasrakayatntbnews.com pada Selasa (30/11/2021) siang.

Dia menyebut, jembatan ini satu- satunya dilintasi pengendara dari Sanggar menuju Tambora, sehingga harus benar- benar diperbaiki secepatnya.

“Ya, memang saat ini terlihat barang material seperti kawat dan lain- lain, tapi entah kenapa belum dikerjakan, kami tidak tahu,” sebutnya.

Dia menambahkan, bagi pihak yang melaksanakan jembatan ini segera memperbaikinya dengan benar- benar memperhatikan pemanfaatan dan jangan dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan semata.

“Ya, apalagi ini kan jembatan di sungai dan tentu harus dibangun kuat agar banjir datang tidak cepat rusak,” pungkas Desi. (Fen)

error: Content is protected !!