News  

Adhar Monta Selatan Nilai Program Pemerintah Sesuai Selera

Foto : Saat Aron diwawancara sejumlah awak media

BIMA, LINTASRAKYSTNTBNews.com -Seorang pria yang mengaku dirinya sebagai Ketua Forum Pelopor Pembangunan Kabupaten Bima (KFPKB) menilai program pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat sesuai selera.

Pria yang diketahui identitasnya Adhar menilai lantaran merasa setiap program pemerintah tidak pernah menyentuhi wilayah Monta Selatan dari tahun ke tahun.

‘Ya, itu kerap terjadi sejak 2011, hingga sekarang,” kata Adhar ke sejumlah media di depan pintu ruangan Sekda Kab Bima, Rabu (25/11/2021) siang.

Menurut dia, jika dilihat secara objektif, untuk Monta Selatan jangankan pembangunan lain yang kunjung diperhatikan pemerintah, akses jalan menuju destinasi wisata Pantai Rontu saja tidak pernah dilirik.

“Tidak pernah dilirik dan tidak bisa dibantah. Sementara di wilayah – wilayah lain hampir rata pembangunan,” sebutnya.

Padahal, kata dia, jalan destinasi itu sangat urgensi jika dibanding dengan pembangunan- pembagunan yang kerap menghabiskan anggaran APBD maupun Perubahan APBD Kab Bima per tahun.

“Saya ambil sampling seperti program pembangunan di Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Bima. Teman- teman bisa melihat sendiri realitanya,” kata Aron sapaan akrabnya.

Dia pertanyakan, kenapa setiap APBD Kab, APBD Provinsi Nusa Tenggara Barat, maupun APBN tidak pernah dialokasikan untuk pembangunan di Monta Selatan?

“Apakah wilayah itu bukan menjadi tanggung jawab pemerintah dan negara?” Jika memang iya, mohon perlakukan dengan adil, sesuai harapan masyarakat Monta Selatan,” sebut Aron.

Dia berharap, pemerintah untuk perhatikan jalan itu. Jika tidak, maka masyarakat Monta Selatan akan memboikot areal itu hingga terciptanya instabilitas.

“Kami akan boikot karena itu hasil jeri payah masyarakat,” pungkas Aron.

Sampai berita ini diterbitkan, pemerintah belum dikonfirmasi. (Habe)

 

error: Content is protected !!