News  

Kanit Reskrim Heri Benarkan Ada Laporan Kasi Pemerintahan Desa Mpuri

BIMA, LINTASRAKYATNTBNews.com – Kapolsek Madapangga IPTU Ruslan melalui Kanit Reskrim Heri Kuswanto membenarkan Kepala Seksi Pemerintahan Desa Mpuri, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat Muhammad soal cuitan pemilik akun facebook Imam Juardi asal desa yang sama pada beberapa bulan yang lalu.

Pihaknya sudah menindak lanjuti pengaduan pelapor dengan meminta keterangan terlapor, dan hasilnya akan dikoordinasikan dengan Polres Bima Kabupaten (Tipidter).

“Kami akan koordinasi secepatnya dan hasilnya akan kami kirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Penyelidikan (SP2HP)nya nanti,” kata Heri kepada Lintasrakyatntbnews.com di ruangan kerjanya, Sabtu (6/11/2021) siang.

Dia menjelaskan, koordinasi dengan pihak Tipidter mesti dilakukan karena kasus dilaporkan oleh pelapor Muhammad itu bukan menyangkut tindakan diatur Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), tapi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”).

“Ya, sehingga secepatnya kami akan lakukan koordinasi,” jelasnya.

Dia mengutip keterangan terlapor saat diperiksa satu hari lalu, terlapor mengakui isi postingan di akun facebooknya itu dilakukan secara sadar dan tidak ada niat merong-rong pemerintah desanya.

Tidak ada kata- kata penghinaan dan atau sejenisnya yang dialamatkan oleh terlapor.

Itu semata- mata sebagai bentuk kepedulian seorang pemuda dengan maraknya tramadol di desanya itu.

“Ya, terlapor tetap kooperatif mengikuti proses yang tengah kami jalankan ini,’ sebut Heri dalam kutipan keterangan terlapor itu.

Dia menambahkan, pihaknya akan mengundang kedua pihak antara pelapor dan terlapor guna mencoba memediasi penyelesaian secara musyawarah kekeluargaan.

“Semoga dengan adanya mediasi nanti ada solusi penyelesaiannya, dan jika saling ngotot, maka kami tindak sesuai kewenangan,” ujar Heri.

Heri berharap, bagi siapapun yang mengetahui ada peredaran tramadol dan sejenis barang terlarang, silakan laporkan ke anggota agar ditindak lanjut.

“Laporkan ke kami supaya kami tindak pelakunya,” pungkas Heri. (Red)

 

error: Content is protected !!