News  

Ketum Sismanu dan Anna Maskanah: Rakernas III Insano Sukses

BOGOR, LINTASRAKYATNTBNews.com – Panitia Organisasi Masyarakat (Ormas) Anna Maskanah menggelar Rapat Kerja Nasional III (Rakernas) Indonesia Anti Narkoba (Insano) di salah satu hotel yang ada di Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada Jumat – 31 Oktober 2021 pagi.

Rapat penyusunan program kerja 2022 diresmikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) bertajuk “Mencetak relawan kader anti narkoba berbasis tokoh masyarakat adalah solusi membangun sistem untuk mencegah narkoba masuk di lingkungan masyarakat” melibatkan Ketua umum Sisamanu, Pembina Pembekalan 4 Pilar MPRI Habib Ali Alwi, P4GN Brigjen Viktor dan Ketua Yayasan TENAR Indonesia Astrid serta sejumlah kader kader.

Ketua Panitia Maskana Annah yang juga sekaligus menjabat sebagai Kepala BNN mengatakan, Indonesia Anti Narkoba (Insano) itu adalah salah satu organisasi penggiat anti narkoba di Indonesia.

Organisasi ini sudah terbentuk di setiap perwakilannya di 15 Provinsi DPD di salah satu hotel di Megamendung, Bogor yang berlangsung selama tiga hari itu.

Di sela rakernas juga dilakukan pembekalan “Dasar Hukum Wajib Lapor dan Institusi Penerima Wajib Lapor”.

Dalam Kesempatan yang sama, Ketua Umum Insano Sismanu menegaskan, rakernas ini merupakan amanat organisasi yang ada dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

Disamping itu Insano juga akan terus mencetak Kader-Kader Anti Narkoba khususnya dari tokoh masyarakat, tokoh agama, budayawan maupun tokoh muda Indonesia.

“Dalam rakernas ini kita juga akan melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah maupun Dewan Pimpinan Cabang (DPC),” ungkap Anna.

Melalui rakernas ini juga, kata dia, pihaknya akan membuat langkah-langkah kongkrit yang dapat diimplementasikan oleh pengurus DPD maupun DPC sebagaimana yang sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba.

“Ya, khususnya Pasal 104 – 108 tentang peran serta masyarakat,” ujarnya.

Tokoh agama yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) serta anggota MPR RI, Habib Ali Alwi berkesempatan memberikan bekal kepada anggota Insano, dengan pembekalan 4 Pilar MPR RI.

Dalam pesannya agar anggota Insano sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling mulia untuk tidak memakai narkoba karena menggunakan narkoba sama dengan mengikuti perbuatan syaitan.

Kepala BNN dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ni Wayan Sri Yudayatni Wirawati mengapresiasi peran serta Insano salam turut serta memerangi penyalahgunaan narkotika. Di mana sebagaimana instruksi presiden bahwa Indonesia saat ini dalam darurat narkoba.

Untuk itu pemerintah meminta kepada seluruh kepengurusan Insano di daerah-daerah untuk bekerja secara nyata di daerahnya masing-masing.

“Ya, itu tujuannya agar terjadi kekuatan kolektifitas dalam mendukung program P4GN di seluruh wilayah Indonesia terwujud optimat,” ungkapnya.

Dan Insano telah bekerja secara nyata dan telah menunjukkan peran aktifnya dalam P4GN.

“Khususnya menggerakkan peran tokoh masyarakat Ketua RT dan RW di beberapa daerah,” tegasnya.

Acara tersebut diadakan dengan serah terima bendera Pataka Insano sebagai tanda telah terbentuk kepengurusan dari berbagai tingkatan.

“Ya, semoga dengan pimpinan yang baru dari tingkat Dewan Kepemimoinan Daerah (DPD) sampai kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) selalu amanah dalam mengemban tugas masing-masing,” harapnya. (Sophie Supriatin)

 

 

error: Content is protected !!