News  

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala SMP Muhammadiyah Dena Bima Khidmat

BIMA, LINTASRAKYATNTBNews.com – Pelantikan dan serah terima jabatan Kepala SMP Muhammadiyah Dena Bima berlangsung khidmat di aula SMP Muhammadiyah Dena Bima, Nusa Tenggara Barat pada Selasa, 26 Oktober 2021 pagi.

Turut hadir rombongan Muhammadiyah Bima Taufik, H.Anas Tayeb, Sekretaris Majelis PDM Lukman, Sekcam Madapangga Suryansah,
Pengawas Dikpora Kec Madapangga M.Said Ahmad, dan Kepala SMA Muhammadiyah Dena Bima Adi Darmawansyah.

Acara yang diawali dengan pembacaan qalam ilahi yang begitu indah nan merdu oleh Najmah, dan diikuti menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta lagu Mars Muhanmadiyah dipandu oleh “Sang Surya” berlangsung sesuai harapannya sebelumnya.

Usai itu, acara juga disusul dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) tentang Pengangkatan dan Perpanjangan Kepala SMP Muhammadiyah Dena Bima Mansyur Gani (jabatan lama) digantikan dengan Muhammad Irfan (jabatan baru) untuk periode 2021-2025.

Dalam acara tersebut, Kepala Sekolah yang purna tugas Mansyur Gani mengatakan bahwa selama kurun waktu 4 tahun 7 bulan berjalan dalam pelaksanaan tugas sebagai Kepala SMP Muhammadiyahuh Dena Bima.

Mansyur Gani menyampaikan ucapan terima kasih atas purna tugasnya dalam membangun dan mencerdaskan kehidupan anak bangsa di SMP Muhammadiyah Dena Bima.

Dia mengaku bahwa sebagai seorang penanggung jawab di SMP Muhammadiyah Dena Bima telah menyelesaikan tugas secara administrasi delapan standar operasional sekolah.

“Ya, tidak ada satupun guru yang masuk di SMP Muhammadiyah Dena tanpa administrasi dan aturan yang ditegakan melalui standar administrasi pemerintah pusat, propinsi, maupun pemerintah daerah,” kata Mansyur Gani.

Dia mengaku juga bahwa yang belum masuk di dapodik hanya rehab bangunan sekolah. Sementara kaitan dengan siswa sudah masuk semua dalam dapodik.

“Ahamdulillah, tiap tahun 100 lebih siswa masuk dalam dapodik itu,” tutup Mansyur.

Sementara itu, Sekcam Madapangga Suryansah mengimbau kepada guru agar senantiasa melaksanakan monitor anak- anak karena masih banyak yang nongkrong malam sampai jam tiga menjelang shubuh.

“Saya harap agar guru dan orang tua wali murid untuk sama – sama menjaga dan memantau, mengontrol anak anak setiap malam demi menghindari terjadi hal hal yang tidak kita inginkan bersama,” harap Suryansah.

Sementara itu juga, Anas Tayeb menyampaikan peran history Muhammadiyah Ki Bagus Hadikusumo tentang penghapusan 7 kata, narasi bahwa bangsa ini adalah milik warga negara Indonesia, bukan milik perorangan ataupun kelompok.

Dan harapannya, kata dia, semoga kepala sekolah yang baru Muhammad Irfan dapat melaksanakan tugas sebagai Kepala SMP Muhammadiyah Dena dengan baik, agar sekolah Muhammadiyah Dena bisa maju dan berkembang dalam mencetus generasi bangsa yang cerdas dan berakhlak, hingga membanggakan orang tua, masyarakat, bangsa, dan negara.

“Ya, kita doakan serta komitmen bersama dalam hal itu. Itu semua tidak akan terwujud jika tanpa pelibatan kita semua,” tutup Anas Tayeb. (Habe)

error: Content is protected !!