Rumah Nyaris Rubuh, Kini Berdiri Kokoh Atas Temuan Relawan Pendopo ARB Bersama BAZNAZ dan Lurah Warakas

  • Bagikan

 

JAKARTA, LINTASRAKYATNTBNews.com – Ketua Umum Pendopo ARB Franky Ju bersama Tim Tagana dan Srikandi Pendopo ARB mengunjungi kediaman Euis di Jl. Warakas 4 gang 6 no. 41 Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (12/10/2021).

Hadir juga Lurah Warakas Makhrus Nugroho bersama Kesra Kelurahan Warakas Risye dan RT setempat.

Lurah Makhrus Nugroho mengatakan, kehadiran rombongan tersebut yakni memonitoring langsung perkembangan bedah rumah yang difasilitasi oleh BAZNAS.

” Terimakasih kepada Pendopo ARB yang turut andil memonitoring progresnya bedah rumah Euis,” ungkapnya.

Dia berharap, bila ada warga yang rumahnya nyaris rubuh, silakan datang ke kelurahan dengan syarat dokumen yang ditentukan serta tidak dipungut biaya alias gratis.

” Ya, kalau merasa rumahnya sudah tidak layak huni lagi, silakan datangi kita dengan syarat ditentukan dimaksud,” pungkas Makhrus.

Waktu yang sama, KESRA Risye mengatakan, jika ada yang rumah yang nyaris ambruk, silakan mengajukan ke kantor kelurahan setempat.

” Ya, ajukan saja dan nanti akan diteruskan ke BAZNAS hingga Tim akan turun survei apakah layak dibantu atau tidak,” kata Risey.

Sementara itu, Ketum Pendopo ARB Franky Ju mengaku, pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak Kelurahan Warakas dan BAZNAZ yang sudah membuat sesuatu yang luar biasa, yaitu membangun rumah yang nyaris rubuh menjadi tegak berdiri dengan bangunan yang berdiri kokoh dan sangat layak.

” Ya, kami sangat berterima kasih kepada Lurah Warakas dan jajarannya, karena tanpa kerja keras dan sinergitas pihaknya, program ini tidak bisa kami wujudkan,” kata Franky.

Euis yang rumahnya nyaris ambruk meras senang dan sangat terharu, karena hampir tak terbayangkan rumahnya bisa dibangun dengan kokoh dan kuat.

Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada Pendopo ARB, BAZNAZ, Kelurahan Warakas, tokoh – tokoh masyarakat, dan ketua RT/ RW setempat yang telah membantu tanpa pamrih sedikitpun.

Euis adalah pemilik rumah yang nyaris ambruk warisan dari orang tuanya dan sang suaminya bekerja serabutan yang memang untuk membangun sangat tidak terbayangkan.

Lurah Warakas beserta Tim Pendopo ARB tampak mengecek ke dalam ruangan kamar, dapur dan ruang tamu yang dibangun dengan fondasi kurang lebih 70 meter dengan cat yang berwarna cerah.

Relawan Pendopo ARB beserta Lurah dan kesra juga tampak menengok halaman belakang dan Pendopo ARB bersama Lurah dan Kesra meneriakan Yel Yel Pendopo ARB “PENDOPO ARB MAJU KOTANYA BAHAGIA WARGANYA SEMANGAT” (Sophie Supriatin)

  • Bagikan