News  

Tragis! Pelaku Yang Akhiri Nyawa Korban Anak 14 Tahun Berujung Tewas 

BIMA, LINTASRAKYATNTBNews.com- Tragis! seorang pria yang melukai tiga korban di depan Rumah Sakit Sondosia Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat sebelumnya, akhirnya tewas pada Rabu (6/10/2021) siang.

 

Sebelum itu, Sukarardin (52) asal Desa Sondosia, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima menghabisi satu nyawa korban anak berinisial Y (14) dan melukai dua saudara kandung korban Sadam (20) dan anak berinisial M (16) serta anggota Polsek Bolo Suhendra.

 

Usai itu, pria yang modus gangguan jiwa itu langsung menusuk perutnya dengan pisau hingga dilarikan ke rumah sakit Sondosia oleh dua anggota kepolisian guna diberikan perawatan medis.

 

Akibat beringasnya massa, pria berbadan besar tinggi itu akhirnya tewas di halaman RSU tersebut akibat dihujani batu dan kayu ke tubuhnya.

 

Menurut Kapolsek Bolo Hanafi, kejadian mengerikan berawal ketiga korban sedang duduk di rumahnya dan lagi nonton TV dan datang Sukardin yang kos di kediaman Ismail samping rumah korban sambil membawa parang dan mengamuk, lalu membacok korban anak berinisial Y.

 

“Akibatnya, korban luka di leher dan putus tangan kanan hingga meninggal dunia di tempat,” ungkap Hanafi ke awak media usai kejadian.

 

Sementara itu, kata dia, dua saudara kandung korban S dan M yang hendak selamatkan adiknya juga ikut ditebas. Sehingga keduanya mengalami luka di bagian tangan dan datang masyarakat setempat membantu amankan pelaku yang masih memegang parang itu sambil berjalan menuju rumah sakit Sondosia.

 

Melihat kejadian itu, anggota jaga Polsek yang memimpin KSPKT 3 Bripka Suhendra untuk membantu warga mengamankan pelaku yang masih memegang parang sudah terhunus dan menegosiasi dengan pelaku dan akhirnya pelaku menyerahkan parang genggamannya kala itu.

 

“Saat pelaku dibawa menuju ke arah jalan raya sambil menunggu kendaraan untuk antar pulang ke desanya, massa sudah berkerumun dan sontak melempari dengan batu ke arah pelaku sedang dipeluki Suhendra,” ujarnya.

 

Dia menyebut, akibat pelaku melihat massa menghujani dengan lemparan dan terkena kepala bagian belakang Suhendra, pelaku langsung berontak dan merampas senjata api jenis Revolver milik Suhendra serta meronta melepaskan diri dari pelukan. Posisi pada saat itu sudah di jalan raya depan RSU Sondosia itu.

 

Setelah menguasai senjata api itu, pelaku telah menebas korban tanpa sebab itu langsung melepaskan satu tembakan ke arah lengan kanan anggota Polsek yang berusaha menghindari pelaku dari amukan massa sebelumnya hingga Suhendra terjatuh di aspal.

 

Melihat Suhendra itu tergeletak, anggota yang lain pun melepaskan tembakan peringatan ke arah pelaku. Namun, pelaku tetap melakukan sama sampai peluru habis dan pelaku terjatuh karena ditembak dan dilempar massa yang memuncak amarahnya akibat brutal pelaku sebelumnya.

 

Setelah pelaku tak berdaya lagi, anggota Polsek Bolo langsung mengamankan Senpi Suhendra di tangan pelaku dan membawa pelaku ke ruang IGD RSU Sondosia. Sesampai dipintu gerbang dihalangi massa.

 

“Massa yang tak terima aksi kriminal pelaku lalu menghujani dengan batu. Pelaku pun akhirnya menghembuskan napas terakhir di halaman RSUD Sondosia,” sebut Hanafi.

 

Dia menambahkan, sementara pria sapaan akrabnya Hendra yang mengalami luka tembak lengan kanan dan luka sobek akibat lemparan massa dievakuasi di ruang IGD RSU Sondosia dan dirujuk ke RSUD Bima.

 

“Semoga peristiwa seperti ini tidak lagi terjadi. Kita sama- sama jaga kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bolo,” harap Hanafi. (Esa)

error: Content is protected !!