News  

Tujuh Pria Asal Bima Ditangkap Polisi

Bima, Lintasrakyatntbnews.com – Tujuh pria yang diduga memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan dan mengedarkan narkotika jenis sabu dan narkotika ganja ditangkap Polisi.

Ketujuh Teeduga pelaku ditangkap Tim Satuan Operasional Reskrim Polres Bima di kandang ayam yang terletak di RT10/ RW 04 Dusun Ntau, Desa Karumbu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada Jumat, 17 September 2021 sekitar pukul 02.00 WITA.

Kasat Reskrim Narkoba IPTU Tamrin mengungkapkan, tujuh terduga pelaku yang ditangkap adalah satu orang anak di bawah umur. Enam terduga pelaku tersebut yakni, Dudi Afriadin (29) alamat RT 07/ RW 03 Dusun Mangge Maci, Desa Karumbu, Kec Langgudu, Kab Bima.

Selainnya, terduga pelaku Risalahudin (26) RT 08/RW 03 Dusun Mangge Maci, Desa Karumbu, Kec Langgudu, Kab Bima, Fazrin alias Boy (35) RT 19 RW / 04 Dusun Roro Mbolo, Desa Rupe, Kec Langgudu, Kab Bima.

Terduga pelaku Jumrin alias Jojon (38) RT 21/ RW 03 Dusun Roro Mbolo, Desa Rupe, Kec Langgudu, Kab Bima, Muamar (32) Desa Karumbu, Kec Langgudu, Kab Bima, Adi (28) Desa Karumbu, Kec Langgudu, Kab Bima, dan anak di bawah umur berinisial AS (17) yang sengaja tidak ditulis data jati dirinya.

“Kami telah amankan tujuh terduga pelaku dan sejumlah barang bukti guna proses hukum,” ungkap Tamrin kepada Lintasrakyatntbnews.com pada Jumat.

Tamrin menyebut, dari tangan terduga Dudi Afriadin, tim mendapatkan barang bukti berupa 1 poket plastik klip bening yang di dalamnya berisi daun, batang ganja. Setelah ditimbang diketahui dengan dengan berat netto : 0,36 gram.

Barang bukti tersebut 1 buah dompet cokelat, 1 buah Hp Nokia hitam, 1 buah korek api gas, 1 buah tas kain Hitam, dan uang kertas Rp900.000.

Sedangkan dari terduga Risalahudin yakni 10 poket plastik klip bening di dalamnya berisi kristal diduga sabu. Setelah ditimbang diketahui dengan berat brutto : 1,83 gram dengan berat netto : 1, 54 gram. Barang bukti 2 poket plastik klip bening berisi ganja.

Setalah ditimbang diketahui berat netto 2,79 gram. Barang bukti 1 buah dompet cokelat, 2 buah tabung kaca, 2 buah pipet, 1 buah korek api gas, 2 lembar plastik klip, 1 bungkus plastik klip, 1 dompet kecil, 1 buah dompet cokelat, 1 buah HP Oppo biru, 1 buah HP Readmi hitam, 1 buah HP Vivo hitam, dan
uang 620.000,00.

Sedangkan dari Fazrin alias Boy dan Jumrin alias Jojon 47 poket plastik klip bening di dalamnya berisi sabu berat 50,61 gram, dengan berat netto : 39,8 gram. Barang bukti 2 timbangan, 1 bauh korek api gas, 3 potongan pipet, 3 platik klip, 1 buang bong.

Kemudian 3 dompet hitam, 1 buah Hp Oppo silver, 1 buah hp vivo biru, 1 buah Hp nokia hitam, 1 buah tabung kaca, 1 pucuk senjata sofgan 6 butir peluru ( Jumrin alias Jojon ),1 buah isolasi, dan uang 1.200.000,00.

Sementara dari Muamar dan
Adi, 4 lembar plastik klip bening didalamnya berisi daun, biji batang ganja. Setelah ditimbang diketahui dengan berat brutto : 15,73 gram dengan berat netto : 13,67 gram.

Barang bukti 1 lembar plastik klip diduga sabu. Setelah ditimbang diketahui dengan berat brutto : 0,34 gram berat netto : 0.07 gram. Barang bukti 1 buah bong, 1 buah korek api gas, 1 buah sumbu.

Dan 2 bungkup plastik klip, 1 buah dompet merah, 1 buah bungkusan kotak rokok marlboro, 1 buah kotak plastik,  3 buah kertar rokok, 1 buah kotak hijau, 1 buah tabung kaca, 1 buah Hp samsung hitam, 1 buah Hp sampung kecil hitam, dan uang Rp1.075.000,00.

“Kami berhasil menangkap tujuh terduga pelaku berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa di lokasi tersebut kerap terjadi transaksi narkoba,” ungkap Tamrin. (Fadlu Rahman)

error: Content is protected !!